GRA BOOTCAMP EXCLUSIVE META ANALISIS LANJUTAN

GRA Bootcamp Exclusive: Meta-Analysis Lanjutan untuk Publikasi Ilmiah dengan OpenMEE & AI

Meta-analysis kini menjadi salah satu metode penelitian yang semakin populer dalam publikasi ilmiah bereputasi internasional. Metode ini memungkinkan peneliti menggabungkan berbagai hasil penelitian secara sistematis sehingga menghasilkan kesimpulan yang lebih kuat dan komprehensif.

Namun, banyak akademisi masih kesulitan dalam melakukan analisis meta-analisis secara teknis, mulai dari menghitung effect size, memahami heterogenitas data, hingga membuat visualisasi seperti forest plot dan funnel plot.

Graduate Research Academy (GRA) menghadirkan program intensif:

GRA Bootcamp Exclusive

Bootcamp ini dirancang untuk membantu dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana melakukan analisis meta-analisis secara komprehensif hingga menghasilkan draft artikel siap submit ke jurnal ilmiah.

Program ini memadukan penggunaan OpenMEE dan Custom ChatGPT untuk membantu proses analisis, visualisasi data, hingga penulisan artikel meta-analisis.

Meta-analysis memberikan berbagai keuntungan dalam penelitian akademik, antara lain:

  • Menggabungkan hasil penelitian dari berbagai studi
  • Memberikan kesimpulan ilmiah yang lebih kuat
  • Mengidentifikasi bias publikasi
  • Mendukung publikasi pada jurnal bereputasi internasional

Karena itulah, banyak jurnal internasional kini sangat menghargai artikel berbasis Systematic Review dan Meta-Analysis.

Bootcamp ini berlangsung dalam dua sesi intensif secara online melalui Zoom.

Peserta akan mempelajari teknik analisis meta-analisis secara mendalam, termasuk:

  • Analisis effect size (fixed effect & random effect)
  • Identifikasi heterogenitas dan publication bias
  • Analisis moderator
  • Pembuatan forest plot dan funnel plot

Output sesi ini adalah:

✔ Hasil analisis meta-analisis lengkap
✔ Visualisasi data yang siap digunakan dalam publikasi ilmiah


Setelah analisis selesai, peserta akan mempelajari bagaimana menyusun artikel meta-analisis secara sistematis.

Materi yang akan dibahas meliputi:

  • Penyusunan kerangka logis artikel
  • Drafting artikel berdasarkan hasil analisis
  • Interpretasi forest plot dan publication bias
  • Revisi artikel dan strategi submit ke jurnal

Output sesi ini adalah:

✔ Draft artikel meta-analysis yang siap untuk dikirim ke jurnal target.

Bootcamp ini akan dipandu oleh dua pembicara berpengalaman di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.

  • Dosen Universitas Negeri Gorontalo
  • Meta-analysis Expert
  • Founder Graduate Research Academy
  • Top 2% Scientist dunia
  • H-index Scopus 51
  • 358 Dokumen Scopus
  • Dosen Universitas Brunei Darussalam

Peserta akan mendapatkan insight langsung dari pengalaman praktis para pembicara dalam melakukan meta-analisis dan publikasi ilmiah.

Bootcamp ini tersedia dalam dua kategori peserta:

Rp150.000

Rp300.000

Peserta non-member juga mendapatkan bonus:

Free GRA Membership selama 2 minggu

Dengan akses ke berbagai tools penelitian seperti:

  • ChatGPT
  • Scite.ai
  • Scopus
  • Prompt Exclusive GRA

Peserta bootcamp akan mendapatkan berbagai fasilitas eksklusif, yaitu:

  • Rekaman kelas (lifetime access)
  • Materi pelatihan (lifetime access)
  • E-sertifikat
  • Prompt eksklusif GRA untuk riset
  • Insight langsung dari praktisi meta-analisis

Program ini sangat direkomendasikan untuk:

  • Dosen dan peneliti
  • Mahasiswa S2 dan S3
  • Akademisi yang ingin mempelajari meta-analysis lanjutan
  • Peneliti yang ingin menulis artikel meta-analysis
  • Siapa saja yang menargetkan publikasi ilmiah bereputasi

Detail Bootcamp
📅 Tanggal
30 Maret 2026
31 Maret 2026

⏰ Waktu
19.00 WIB
📍 Platform
Live via Zoom

GRA Bootcamp Exclusive: Meta-Analysis Lanjutan untuk Publikasi Ilmiah dengan OpenMEE & AI Meta-analysis kini menjadi salah satu metode penelitian yang semakin populer dalam publikasi ilmiah bereputasi internasional. Metode ini memungkinkan peneliti menggabungkan berbagai hasil penelitian secara sistematis sehingga menghasilkan kesimpulan yang lebih kuat dan komprehensif. Namun, banyak akademisi masih kesulitan dalam melakukan analisis meta-analisis secara…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *